TRIBUNNEWS.COM-Video warga Kabupaten Gowa di Jalan Somba Opu, Provinsi Sulawesi Selatan, membobol taman karena takut kabar uji cepat berskala besar, dan ramai di media sosial. — Namun, ternyata informasi tentang kegiatan rapid mass testing tidak benar. Berita palsu (hoax).

Penduduk yang ketakutan ditampilkan dalam video.

Mereka meninggalkan rumah dan melarikan diri ke taman, menghindari petugas inspeksi cepat.

Di antara para pelari, beberapa warga membawa pakaian dan makanan.

Menanggapi viral video yang terus beredar, Agussalim, Camat Somba Opu, melakukan klarifikasi. -Membaca: Tes cepat telah menjadi metode skrining awal untuk pengujian antibodi

Membaca: Dari produksi film hingga periode normal baru, produser sedang mempersiapkan tes cepat dan tes SWAB — Dia membenarkan alasan mengapa warga pergi ke kebun Karena mereka menghindari penguji cepat.

Namun, dia dengan tegas membantah bahwa ada kegiatan pengujian cepat berskala besar di daerah tersebut.

“Kami melihat warga berlarian ke arah taman karena takut diuji. Beberapa warga berlarian seperti itu,” ungkapnya, dikutip dari YouTube Kompas TV, Selasa / 6/2020.

“Namun, informasi untuk tes cepat salah. Mereka yang tidak bertanggung jawab memberikan informasi yang salah.”

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *