TRIBUNNEWS.COM-Aksi protes ratusan pekerja tersebut, pasangan suami istri DPRD Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, anggota Candra Saputra dan Shinanta Previta membagikan uang. -Kemudian mereka menyediakan sekitar 257 orang dengan nominal masing-masing Rp 50.000 dan Rp 100.000.

Pemberhentian aksi massa PT Pajitex mendadak ditahan sesaat. .

Bacaan: Pelaku Penipuan Perlindungan Polisi Tewaskan Mahasiswa Saat Protes Undang-Undang Penciptaan Tenaga Kerja di Bima NTB

Bacaan: Mahasiswa Ditangkap Usai Diancam Bunuh Peralatan Saat Demonstrasi, Mahasiswa Minta Maaf dan Berpura-pura Menjadi Modis – Baca: 87 orang diidentifikasi sebagai tersangka dalam kasus demonstrasi. Jakarta menolak UU Cipta Kerja-Candra Saputra mengatakan uang tunai adalah kebiasaannya bersedekah pada Jumat.

Ketika protes tenaga kerja terjadi, dia mentransfer sumbangan tunai kepada pekerja yang dipecat secara sepihak. Yang harus saya lakukan adalah perhatian, dan saya juga harus membantu selama pandemi karena itu tidak berguna. Kami berharap perusahaan tidak secara sepihak membubarkan perusahaan dalam kondisi saat ini, “kata Candela, Jumat (9/10/2020).

Bacaan: Ibu Doakan Anak Yang Mau Protes. Undang-Undang yang Menolak Lapangan Kerja: Catatan Tinggal salat dan sapa DPP-Candela menambahkan, uang yang dialokasikan adalah uang sendiri beserta gaji dan tabungan istrinya. Kata Candela.-Isa Hanafi, perwakilan tenaga kerja dan sekretaris PSP SPN PT PT Pajitex, mengaku bahwa dirinya Terima kasih banyak atas perhatian para anggota dewan.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *