Laporan Jafaruddin, Jurnalis Negeri Sarabi——TRIBUNNEWS.COM, Kota Hobson-Sebelum kasus ini terungkap dan dilaporkan ke polisi, seorang mahasiswi JN (17) asal Provinsi Aceh Utara rupanya menimpa teman sekelasnya di Inggris. Lima kali hubungan seksual (16). Kasus ini sedang diselidiki oleh polisi dan penyidik ​​Badan Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Reskrim Aceh, Polsek Utara.

Kasus tidak etis dilaporkan ke utara oleh orang tua siswa Inggris tersebut. Setelah mengetahui kejadian memilukan tersebut, maka dibentuklah Mabes Polri pada 19 Oktober 2020. .

Ironisnya, kasus tidak disengaja ini pertama kali terjadi pada Mei 2020, di ruang kelas dua teman remaja di sekolah tersebut.

Baca juga: Orangtua Kaget Melihat Video Anak Digoda Bengkel. Pemilik Bilang Bilang-suasana sekolah saat itu tenang, kemudian JN mengundang Inggris ke dalam kelas, kemudian JN memaksa Inggris melakukan perilaku asusila tersebut.

Tersangka saat ini ditahan di sebuah Rutan di utara, segera setelah penyidik ​​PPA berhasil menangkap pelaku, Mabes Polri menangkapnya.

Dalam kasus tidak etis ini, polisi telah memperoleh dua alat bukti yang cukup. Akibat proses penyidikan, tersangka JN terpaksa melakukan penyerangan terhadap korban. Inggris sudah lima kali tampil di banyak lokasi berbeda, “kata Kapolres Aceh Utara AKBP Tri Hadiyanto kepada Kasat Reskrim AKP Rustam Nawawi (15/11/2020) di Serambinews.com, Minggu. -Kepala tim penyidik ​​pidana mengatakan , Peristiwa pertama dilakukan oleh penyerang JN di dalam kelas saat sekolah sedang sepi.

Peristiwa terbaru terjadi pada Mei 2020, masih di perkebunan kelapa sawit, Kapolres Aceh Utara mengatakan: “Dalam penyidikan, tersangka juga mengakui semua perbuatan yang dilakukannya terhadap teman-teman sekelasnya-“ Tersangka mengaku bersalah berdasarkan pengakuan orang tua korban. ”Rustam Nawawi, Reserse Kriminal AKP. Artikel tersebut dimuat di serambinews.com dengan judul siswa kelas terakhir yang di-bully oleh teman sekelasnya Diaw ali di perkebunan kelapa sawit.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *