Reporter Tribunlampung.co.id Dedi Sutomo-TRIBUNNEWS.COM-Seorang pria bernama Darsak (62 tahun), warga Sukabakti, warga kawasan Pallas, ditangkap setelah menggandakan uangnya.

Menyamar sebagai penyihir, penjahat itu menipu korban. — Seorang korban bahkan menyerahkan 24 juta rupee, yang sebenarnya jumlah uang fiktif.

Pelaku mengatakan Kapolsek Pallas AKP Hendra Saputra mewakili Kapolsek AKBP Lampung Selatan Zaky Alkazar Nasution yang mengaku dukun. Saksofon sudah beraksi sejak 2018 hingga 2018.

Korban Salah satunya bernama Jiman (55), warga Desa Rawai, Kecamatan Penengah. Bocah 17 tahun itu ternyata adalah 2 orang dari Dirudapaksa yang ditipu – seorang pria Jepang ditipu lewat email, dan korbannya merugi Rp 7,4 miliar – pada tahun 2018 ini, korban datang melihat Penyerang disebut dukun dan mampu menggandakan uang.

Penyerang kemudian meminta uang kepada korban untuk membeli bahan dari pembuat es untuk upacara, seperti parfum dan peralatan lainnya. Serahkan Rp 24 juta kepada penyerang untuk ditiru ”, Lak AKP Hendra Saputra, Senin (26/10/2020) Desember, Senin (26/10/2018). Upacara meditasi dilakukan di kamar tidur rumah korban.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *