MAGETAN, TRIBUNNEWS.COM-Polisi menangkap J (64), warga Jalan Kartoharjo, Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur.

Dia ditangkap karena dicurigai melakukan kasus paksa terhadap seorang siswa sekolah dasar, yang berinisial AAP (11).

AAP adalah cucu tetangga, dan rumah mereka penuh sesak.

Saat nenek korban meraup untung sebagai buruh tani di ladang, J buang air besar anak di bawah umur setiap subuh. -Membaca: Remaja Malang memanfaatkan Palu untuk membunuh teman dan sering menertawakan penjahat dengan bermain game online- “Kasus pelecehan seksual ini terungkap karena tetangga korban S (50) kaget saat mengetahuinya. Korban punya uang banyak, Kasat Reskrim AKP Magetan mengatakan: “

Nenek korban (54 tahun) akhirnya melapor setelah menerima pengakuan korban. Ryan Wira Raja Pratama dari SURYAMALANG.COM, Rabu (9/9/2020). Menurut data tersangka, korban dipukul tiga kali. -Baca: Lift yang jatuh di proyek RSI Unisma Malang, di antaranya 11 orang, 4 orang tewas- “Saya akui, kecabulan tersangka membuat pengakuan tersangka dan korban berbeda. Tersangka mengaku telah melakukan penyerangan terhadap ketiga korban. Ia mengatakan: “Namun, korban mengaku mengalami enam kali penganiayaan, sedangkan neneknya pergi ke lapangan, sedangkan adiknya tidur di kamar lain.” Reskrim, setiap kali ia mengakhiri penyerangan, tersangka selalu memberikan uang senyap. , Jumlahnya bervariasi.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *