Negeri Lombok Timur TRIBUNNEWS.COM-Bapak MR yang sudah berkeluarga di Lombok ini bersiap untuk bersepakat dengan calon istrinya S. di depan Camat Kabul. –Tetapi ketika dia ingin setuju, tiba-tiba seorang ibu datang ke tempat pernikahan Musala.

Sang ibu sangat marah dan meminta pernikahan itu untuk tidak dilanjutkan.

Ibu berinisial S ini merupakan warga Desa Sugian, Kecamatan Sambelie, Lombok Timur.

Insiden itu direkam, dan kemudian videonya menyebar.

Video berdurasi empat menit itu diposting di media sosial Facebook dan Instagram.

Video tersebut memperlihatkan kedua mempelai MR dan S duduk berdampingan di depan sang pemimpin.

Baca: Salah satu calon pengantin pria Karimun Pukuli tidak membatalkan pernikahannya hingga giginya rontok — mereka mengenakan gaun pengantin yang senada, kebanyakan berwarna putih. Cadar biru memasuki musk berry yang disetujui oleh Kabul.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *