Lebanon TRIBUNNEWD.COM-Gempa berkekuatan 5,4 SR terjadi pada Selasa (7/7/2020) yang terjadi pada 18 kilometer barat daya Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Kota Banten. Pada kedalaman 82 kilometer.

Tidak ada kemungkinan tsunami dalam gempa ini.

Namun, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebuck mengimbau warga agar tetap waspada dan waspada terhadap gempa susulan.

“Arahan Bupati Lebak Kaprawi Kepala BPBD, Selasa (7/7/2020) dan Kepala BPBD Lebak Kaprawi:” Warga diimbau waspada dan memperhatikan gempa susulan. Prediksi Berbagai Kemungkinan dari Wilayah Pesisir

Bacaan: Gempa Rangkas Bitung Menyebar Hingga Jakarta, Tidak Bergoyang, Tapi Naik Turun

Bacaan: Berikut BMKG Penjelasan Penyebab Gempa 5,4 Magnitudo di Banten, Getarannya Mencapai Jakarta

Bacaan: Setelah merasakan bumi terbangun, secara spontan Nana Mirdad melompat dari tempat tidur dan berlari menuju kamar anak, Lupa menjaga jarak-sejauh ini, menurut Kaprawi, belum ada laporan kerusakan akibat gempa di kawasan Rangkasbitung tersebut, pihaknya masih memantau lingkungan sekitar. Episentrum.

Sebelumnya gempa dirasakan di Langkasbiton dan sekitarnya.

Gempa dirasakan sekitar 5 detik dan terjadi dua kali. Gempa terjadi beberapa detik dan lagi Dua kali. Warga di sini waspada, tapi tidak terburu-buru, ‚ÄĚkata Bagus Khoirunas, warga Kompas. .com .

Pada saat yang sama, seorang warga lainnya, Atikah, mengatakan bahwa gempa terjadi di dekat Labuan, Pandeglang.

Namun, gempanya tampak kecil, hanya sesaat. – Artikel ini pernah dimuat di Kompas.com dengan judul “Blancas Daripada Lewat Gempa, Masyarakat Harus Tetap Waspada dan Jauhi Kawasan Pantai”, Penulis: Kontributor Banten (Banten), Acep Nazmudin

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *