Pelehari TRIBUNNEWS.COM-Dua warga Desa Telaga, Kecamatan Perahari, Kabupaten Tanaraut, Kalimantan Selatan, dicoret dari daftar penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT). Ini harus berasal dari Dana Pedesaan (DD).

Seharusnya ada dua warga yang gagal mendapatkan uang senilai 600 rupiah perbulannya.

Mengapa kedua penghuni ini menolak?

Jelas, rasa malu membuat warga tersebut memilih untuk tidak menerima BLT DD.

Mereka malu karena ada stiker penerima BLT DD di rumahnya.

Dua warga Tala, orang pertama Bumi Tuntung Pandang, memilih tidak menerima BLT, malah menempelkan rumah dengan slogan keluarga miskin. — “Karena rumahnya hendak ditempel stiker, dia menolak, maka dengan sukarela mengundurkan diri dan menjadi penerima BLT DD,” kata Bupati Tala H Sukamta kepada banjarmasinpost.co. id (Tribunnews.com Group), Rabu (3 Juni 2020).

Baca: Ini BLT Dana Desa Penyaluran Il Sidak di Negeri Banten

Baca: Ziarah Haji 2020 Resmi Batal, Nekat Keberangkatan, Denda dan Denda Miliaran Rupiah

Baca: Cerita yang dihadapi Bripda M Azmi Penyerang polisi yang tidak bersenjata di Marais Daha Selatan – Menurut peraturan, penerima BLT adalah keluarga miskin atau kurang mampu.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *