TRIBUNNEWS.COM-Guru honorer itu duduk di kursi penjara usai ikut memperjuangkan ganti rugi.

Guru ingin sekali menghancurkan sepeda motor guru lain. –Dia juga dipukuli di depan para siswa. -MendudukPerumnas Mandala Denny Syahputra Panjaitan (27 tahun) dari Desa Tegal Sari II (Desa Tegal Sari II) duduk di penjara Ketua Pengadilan Negeri Medan (PN), didakwa sengaja menyabotase SMA 8 Medan Sepeda motor seorang guru.

Terkait persidangan atas dakwaan ini, Jaksa Agung (Buha Reo Cristian Saragih) memulai perkara sekitar pukul 08.00 pada Rabu, 15 (29/10/2020), saat terdakwa mendapat perintah dari asisten kepala sekolah, Rosmaida Purba. Kumpulkan siswa bernama Josua dan Ester dari kelas di lantai tiga. Saat terdakwa sampai di dalam kelas, terdakwa melihat ada orang yang sedang mengajar di dalam kelas dengan saksi korban Herbin Manurung.

Tanpa ijin, terdakwa memanggil dua siswa dengan keras. Juga: Konflik dengan Menan tu Akibat pesan WhatsApp, mertua segera menganiaya anak tirinya

tolong baca juga: Seorang pria memperkosa anak tirinya selama 10 tahun saat istrinya tidur, dan pelaku sengaja menganiaya korban —

– “Kemudian terdakwa keluar dari kelas dan pergi ke kamar wakil kepala sekolah. Setelah menunggu kurang lebih 15 menit, kedua siswa tersebut tidak datang untuk menemui terdakwa.” Jaksa dituntut di depan hakim Dominggus Silaban. Di Ruang Cakra ke-6 Pengadilan Negeri Medan.

Dengan kesal, terdakwa kembali ke ruang kelas dan dia berkata dengan lantang, “Kenapa kamu tidak keluar dari mobil yang tadi aku panggil?”. Korban menyaksikan sanggulnya Manurung menjawab: “Mohon jaga sikap, kita sekarang, di depan siswa, tidak ada yang seizin guru yang saya ajar saat ini, tidak ada yang boleh keluar kelas.” Dalam keterangan saksi, terdakwa Sumpah kepada korban, katakan: “Lihat mulutmu seperti ibu. -Mamak”, lambaikan tangan ke mulut saksi korban. Kemudian terjadi perselisihan antara terdakwa dan saksi korban yang kemudian dipisahkan oleh siswa di kelas.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *