TRIBUNNEWS.COM-Polisi menetapkan Wasmad Edi Susilo (WES), Wakil Ketua DPRD Kota Tegal, sebagai tersangka-perwakilan masyarakat menilai hal tersebut melanggar hukum karena pernah berpesta dengan dangdoutan saat terjadi pandemi.

Selain itu, WES juga dinilai mengabaikan peringatan polisi.

“Setelah dilakukan serangkaian pemeriksaan, kami menetapkan tersangka melapor atas nama WES,” mendampingi Kapolsek Tegal AKBP Rita Wulandari Wibowo. Kata Kasatreskrim AKP Syuaib Abdullah dalam jumpa pers di Mapolda Tegal, Senin (28/9/2020), dikutip Kompas.com.

Dasar pemeriksaan pendahuluan atas kasus tersebut adalah berdasarkan laporan polisi atau LP / A / 91 / IX / 2020 / Jateng / Res Tegal Kota pada 25 September. -Oleh karena itu, bukti awal cukup, lalu polisi terus melakukan penyidikan.

• Wakil Ketua DPRD Tegal curiga di konser dangdut, tapi tidak ditangkap. Ini alasan polisi

• Fakta baru konser dangdut: Ka dimainkan Kapolsek, warga Ra Tusan tes usap kapas, tersangka bisa bertambah

– Wakil Presiden DPRD Tegal mengundurkan diri dan dianggap sebagai tersangka dangdut bernyanyi Alasan nama: Ikuti dia- “Ada cukup bukti awal bagi kami untuk meningkatkan penyelidikan,” kata Kapolres. -Kapolres menjelaskan modus operandi tersangka dalam hajatan kawin dan khitanan adalah dengan mengundang tamu untuk menghibur ribuan orang untuk mengikuti acara hiburan tanpa memperhatikan aturan kesehatan.

“Dan abaikan peringatan yang dikeluarkan oleh agen resmi,” kata Rita. -Kasus tersebut sedang ditangani penyidik ​​bersama Polda Jawa Tengah dan Polda Degar Kota.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *