TRIBUNNEWS.COM-Narkoba pemerasan narkoba palsu senilai hingga 90 juta rupee – pelaku kriminal menggunakan foto dan video bugil korban sebagai senjata – tak hanya itu, para penjahat bahkan meminta untuk bertemu dan berhubungan seks. — Detektif Polri dan Kriminal Kota Madiun menangkap seorang petugas narkoba palsu setelah mendapat laporan dari Bunga (bukan nama sebenarnya), yang mengaku telah memeras Rp 90 juta.

Mendistribusikan video porno dan foto korban.

“Pria itu berinisial DH. Dia ditangkap setelah seorang wanita mengatakan dia diperas hingga 90 juta rupiah. Ini sedang diselidiki. Setelah itu, ternyata pria yang mengaku sebagai obat tak kasat mata itu dulunya adalah seorang laki-laki.Kepolres Kota Madeen AKBP R Bobby Aria Prakasa (Bobby Aria Prakasa) kepada Selasa (21/7/2020) Kompas.com.-Bobby menuturkan, korban obat palsu bermula saat ditemui di media sosial. — Warga Kedunggalar Kabupaten Ngawi mengaku kepada korban DH alias Ary namanya Agung Prata Ma (Agung Pratama), polisi di Jawa Timur saat itu. Ia masih hanya tertarik dengan penipuan tersangka dan memberikan DH nomor WhatsApp.

Kemudian tersangka meminta korban untuk mengirimkan foto bugil melalui aplikasi Dan videonya Jangan terlalu dipikirkan

baca: Pemimpin Redaksi Pembunuhan Stasiun Metro TV: Ada 2 Pria Misterius, Polisi Menjejalkan Nama Pelaku Ke Dalam Kantong

baca: 2 Polisi Tertangkap Di antara anggota DPRD Sumur yang dianiaya, ada 8 orang yang menjadi tersangka, 7 di antaranya laki-laki dan 1 perempuan

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *