TRIBUNNEWS.COM-Seorang siswi SMK Jember menjadi korban aksi paksa oleh 7 remaja asal Desa Kemuningsari, Jalan Jenggawah.

Tindakan paksa dari peminum ke korban. Di usia 15 tahun, dia sekarang hamil.

Kota Kompas.com, Dinas Perlindungan Anak dan Otoritas Keluarga Berencana (DPA3KB) Jember kini tengah memberikan bantuan kepada para korban. Gadis di bawah umur-memberikan bantuan untuk menyembuhkan luka korban.

Selain itu, pendampingan juga ditujukan untuk menjaga kesehatan, pendidikan, psikologi dan aspek lainnya.

“Saat korban masuk ke Polsek, pasti akan melakukan otopsi di awal laporan,” kata Direktur Advokasi dan Perlindungan Anak DPA3KB Artianto W. Utomo Jember, Minggu (25/10/2020).

Artianto juga mencontohkan bahwa korban juga mendapat bantuan dari psikolog. : Pastor Tega Rudapaksa Anak tiri tidak hamil sampai usia 12 tahun, dan tidak diekspos sampai ibu hamilnya curiga — Menurutnya, bantuan psikolog terus berlanjut sampai proses pemulihan.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *