TRIBUNNEWS.COM, Maine-Dua YouTuber di Medan, Sumatera Utara, ditangkap polisi pada Selasa (18/8/2020) akibat laporan bahwa polisi telah mengembalikan pajak. -Korban percaya bahwa mereka berdua menyebarkan penipuan karena korban merasa tidak pernah gagal bayar pajak.

Dua YouTuber tersebut adalah Joniar Nainggolan (45) dan Benni Eduward Hasibuan (41). Mereka mengelola akun YouTube kader utara Joniar News.

Mereka ditangkap polisi karena diduga melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Keduanya Administrator Akun.Mereka membuat konten video untuk memantau kinerja polisi dan aparat pemerintah Sebanyak 114.000 pelanggan.

Baca: Presiden Umumkan 17 Anggota Konsil Kedokteran Indonesia

Ini terakhir kali korban 500.000 pemerasan di posko di Posko Doulu Simpang Sidebuk-debuk pada 17 Agustus 2020. Dan menarik lebih dari 30.000 pemirsa dan 1,4 ribu suka. Dua YouTuber.

“Kami selalu mendukung dan mengupayakan yang terbaik untuk hidup kakakku.” Tulis akun alshine purnama di akun youtube-nya.

Kompol Martuasah Tobing, Kepala Badan Reserse Kriminal Polri di Medan, mengatakan keduanya diduga menyebarkan video yang berisi berita bohong atau hoax.

Dia mengatakan bahwa hoax terkait dengan tuduhan bahwa seorang petugas polisi berutang pajak kendaraan.

Bacaan: Video viral berdurasi 2 jam tidak ada artinya, milik Youtuber Muhammad Didit, masuk ke media internasional

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *