YOGYA, TRIBUNNEWS.COM-Dinas Pariwisata Bricolage tetap melarang wisatawan masuk rombongan dengan bus, meski wisata Bricolage mulai bermunculan. Singgih Raharjo (6/9/2020), Direktur Dinas Pariwisata DIY, mengatakan, Minggu.

Singgih mengatakan, karena regulasi tersebut diberlakukan pada pertengahan Juli lalu, ia mengaku jumlah bus ke DIY berangsur-angsur berkurang. — “Sudah jatuh. Dulu sudah banyak. Setelah lolos dari kebijakan ini, terus turun.” Namun, Singgih juga mengaku kesulitan bila ada bus dan bus. Barang-barang wisata yang dibuat oleh para wisatawan yang bepergian dengan rombongan.

“Agak susah di sana karena gang-gang sempit berbelok akibat kemacetan. Saya diberitahu tujuan (biro perjalanan) dan mereka bergantian datang. Kalau dari merah, katanya:“ Kesepakatan juga sangat ketat untuk tujuan. “Di Gunungkidul yang memiliki wisata alam.

” Namun masih dibatasi dari segi kapasitas, jam kerja dan hari kerja. Objek wisata yang dibuka sudah dicek oleh kawan-kawan dari Kabupaten / Kota (Dinas Pariwisata), “Selanjutnya jumlah wisatawan 5.000 pada hari biasa, namun pada akhir pekan jumlah wisatawan meningkat tajam menjadi 29.000-30.000.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *