TRIBUNNEWS.COM-Korban ditemukan di gelombang Mohamed Zakir Zafir Alphariz atau Fariz (8) di pantai Samara, Goa.

Jenazah Faliz langsung dibawa ke Gragambo, Dockrejo, Tempel, dan Aula Slyman, WIB pada Jumat (sekitar 7 Juli 2020) .— -Setelah tiba, jenazah dimandikan, direndam dan dikenakan di kepala. -Keluarga Kyai Haji Azhari mengatakan Fariz adalah anak pertama dari pasangan Ulli Nur, Roami (28 tahun) dan Choko Widodo (30) Berusia bertahun-tahun) menjadi korban di pantai Samara, Goa.

Baca: Kabar Terbaru Lima Korban Terseret Ombak di Pantai Goa Samara: Pencarian Darat, Laut, dan Udara

“Fariz Anak Pertama, Total Ada 7 Korban. Kemarin ada 3, 2 ditemukan, dan hari ini satu lagi ditemukan. Saat ini 4 masih dalam kajian, ā€¯ujarnya kepada Tribu Jogja, Jumat malam (8/7/2020). Mandi.

Setelah mandi, segera kenakan pakaian anda dan anda akan terbakar.

“Operasi ini adalah kontak yang perlu. Kami dikirim ke RS Bhayangkara, kemudian mandi dan segera direndam dalam air, dan segera Sedikit, “lanjutnya. Jenazah Fariz akan segera dikirim ke Krakit, Salam dan Mallang di Magelang. –Dia berharap empat keluarga lainnya yang tidak ditemukan dapat segera ditemukan. Saya juga berdoa agar mereka yang belum ditemukan akan segera ditemukan. Saya berharap bisa menemukan semua korban, “imbuhnya. (TRIBUNJOGJA.COM) -Tajuk artikel ini adalah Tribunjogja.com. Setelah sampai di aula ritual, jenazah Fariz akan segera dikirim ke Krakit.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *