TRIBUNNEWS.COM, Bujang Negeri 60 tahun Lubklingau asal Kotapraja Lubklingau, Sumatera Selatan, membunuh saudara laki-lakinya, Syahri (62 tahun).

Seorang penulis bernama Ujang memukul punggung adiknya. Dan diejek untuk balas dendam. Penikaman kakek tuna rungu itu terjadi di depan toko kosmetik Sherly di Pasar Inpres Lubuklinggau, WIB pada pukul 07.00 pada Sabtu (12/9/2020) WIB.

Saat ini, Ujang telah ditahan di Polsek Lubuklinggau (Senin / 9/14) malam, setelah diamankan oleh Polisi Harimau Lubuklinggau di Desa Tanjung Sanai di Jalan Rejang Lebong, Bangladesh.

Baca: Nasib Profil Gallon Dibunuh Kliennya, Dan Balas Dendam Tak Melayani Perintah Selama 4 Hari

Kapolres Lubling AKBP Mustofa Mengatakan Melalui Kasatreskrim AKP Alex Andriyan A, Ujang Ditusuk Motif Syahri adalah rasa balas dendam yang dia rasakan saat dipukul oleh korban.

S Sobirin berkata kepadanya: “Meninggal kemarin (14/9/2020).” Bacaan: Karena berstatus meninggal karena Covid-19, pihak keluarga akan menggugat RS Lubuklinggau

Alex menjelaskan penyerangnya sedang bekerja Sudarso yang menjadi korban petugas di parkiran Jalan Yo berada di depan RSUD dr Sobilin, saat korban sedang berjualan rokok di pasar Inpres. – “Masih ada kontak keluarga. Katanya ada kejadian penikaman dan korban pernah memukul tersangka satu kali.

Menurut informasi keluarga, pelaku selalu membawa pisau. – Namun selama ini korban Di sini, pisau yang dibawanya telah disimpan dalam tahanan yang aman dan dibuang oleh keluarganya .- “Saat ditikam penulisnya, ia terbang (ditusuk), kemudian ia segera melarikan diri. Korban berada di Sobirin Rumah sakit menerima perawatan.

Kemudian, identitas penulis dibatasi oleh klausul. Pasal 351 KUHP terkait dengan penganiayaan, dan Pasal 338 KUHP terkait pembunuhan dan dijatuhi hukuman 10 tahun penjara. Nama .Com adalah “Never Accept”. , Diprovokasi oleh Bujean tua, seorang pria 60 tahun dari SMA Lublin menikam saudaranya sampai kematiannya

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *