TRIBUNNEWS.COM-Ganjar Pranowo, Gubernur Provinsi Jawa Tengah, mendukung acara “No Meal Day” yang digagas oleh Yuliyanto, Wali Kota Saratiga. Menurutnya, rencana tersebut bisa mengarah pada diversifikasi pola makan.

“Iya tidak masalah, tidak masalah. Tidak setiap hari makan nasi bisa mengurangi ketergantungan terhadap konsumsi nasi, sehingga pola makannya bisa terdiversifikasi,” kata Ganjer.

Menurut Ganjer, beras mengandung banyak gula yang dapat menyebabkan diabetes dan tekanan darah tinggi. Data kematian dari Covid-19 merupakan kumorbit berbahaya. Menurut saya bagus, jadi orang jangan hanya mengandalkan nasi, “kata Ganjar.

Hanya saja Ganjar Pranowo terus mengatakan bahwa di antara orang Jawa yang sudah terbiasa makan nasi, pergerakannya akan sangat sulit.

“ Itu masalahnya . , Orang jawa biasanya tidak makan nasi, artinya durung madhang (saya tidak memakannya). Tapi berolahraga tanpa nasi selama sehari itu bagus, tidak masalah. “Dia tidak punya nasi untuk dibicarakan. Pada sinyal 520/347/415, dia meminta masyarakat Saratiga untuk menyediakan menu / makanan bebas nasi kepada penduduk setempat. Setidaknya satu hari dalam sebulan, pada pertemuan dan pertemuan di Salatiga, Indonesia Buah-buahan lokal.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *