Surabaya TRIBUNNEWS.COM-Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membandingkan implementasi Surabaya dan Malang dalam pencegahan wabah Covid-19. Meski telah diberlakukan pembatasan sosial skala besar (PSBB), kasus virus Corona atau COVID-19 di Kota Surabaya terus meningkat dan terus meluas hingga ke tahap ketiga.

Khofifah juga memberikan contoh PSBB yang berhasil. Malang Raya yang tidak bisa dicapai di Surabaya Raya.

Dengan begitu, PSBB Malang Raya tidak perlu lagi diperluas.

Kita tahu bahwa kasus virus Corona yang baru bermunculan di Jawa Timur terus melonjak pada tahun 2008. Dalam beberapa hari terakhir, pusat gravitasi penularan virus Corona di Jawa Timur berada di Surabaya, ibu kota Jawa Timur.

Ada 171 kasus baru di Jawa Timur. Akhiri Penggunaan Dua Skenario Unggul untuk Mengusir Korona Surabaya Keluar dari Surabaya

Baca: Duel berdarah antara pengendara sepeda motor dan orang yang stres, semuanya menggunakan senjata tajam, tewas

Baca: Di Dunia, Seorang Bocah Slagan Umur Satu Tahun Digigit Kutu Meninggal Dunia-98 dari 171 kasus lainnya berasal dari Surabaya. – Sejauh ini jumlah kasus di Surabaya sudah mencapai 2.216 kasus, atau bisa dikatakan lebih dari separuh kasus Corona berada di Jawa Timur.

Sementara itu, jumlah kasus di Jawa Timur mencapai 4.112 kasus terbesar kedua di Indonesia setelah DKI Jakarta.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *