TRIBUNNEWS.COM-Sebuah bangkai babi dan tabung tak terlihat ditemukan di Sungai Bengawan Solo, Kabupaten Karanganyar. Penemuan itu dilakukan saat dilakukan sidak (sidak) oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Inspeksi dilakukan untuk memastikan bahwa perusahaan di sepanjang sungai tidak akan mencemari sungai dengan membuang limbah ke sungai. Ganjar pasti berjalan-jalan di sawah dan kebun petani, menyaksikan kondisi sungai Benjachuan Solo dan Sroyo, anak sungai dari Sungai Benjachuan Solo. Di tepi sungai — Saksi Janjar di Sungai Sroyo menemukan pipa tak terlihat dari perusahaan yang membuang limbah langsung ke sungai. Bau sungai sangat pekat dan busuk.

Ganjar segera mengunjungi beberapa perusahaan besar dan babi di tepi sungai. Di bawah pengelolaan perusahaan dan peternak babi, Ganjar meminta agar mereka berhenti membuang limbah langsung ke sungai dan segera memperbaiki pengelolaan limbah.

“Sebelumnya, saya meminta perusahaan untuk tidak menggunakan invisible tube. Tapi saya melihatnya langsung di lapangan. Mereka berjanji akan memperbaiki besok, dan saya meminta laporan setiap hari,” kata Ganjar. Jangan membuang sampah ke sungai Bengawan Solo.

Janji ditandatangani bersama pada Desember 2019, dan batas waktu Desember pada akhir tahun ini.

“Sebelum Desember, saya bertanggung jawab untuk ini. Saya melihat pertemuan dengan perusahaan alkohol dan dia berjanji untuk menghentikan produksi untuk jangka waktu tertentu guna meningkatkan pengelolaan pabrik pengolahan limbah. Kami menghormati ini.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *