Bekasi TRIBUNNEWS.COM-Choiruman J Putro, Presiden DPRD Bekasi, mengimbau Pemerintah Kota Bekasi menghentikan pembangunan tempat hiburan, dan tempat hiburan bisa jadi Covid-19 .

.

Choiruman khawatir, Membuka tempat hiburan sekarang membuat marah kasus Covid-19.

Baca: Petugas Video Tiktok Bondowoso dan Perempuan di Meja Meja Menjadi Bodoh

Bacaan: Artis Surabaya Viral Akan Menghirup Udara di Mulut Pasien Corona, Sebut Itu Masalah Konspirasi- — Menurutnya, tempat hiburan seperti karaoke, spa, panti pijat, dan klub malam sangat mungkin menyebarkan Covid-19.

“Ini berdampak pada ekonomi dan bisa dihindari dulu. Karena punya yang lebih besar Peluang interpersonal. Masalahnya ada pada kita, tapi secara politis peran walikota tetap ada. Tapi kita tetap kirimkan kontribusi kita, ”kata Choiruman, Jumat (12/6/2020).

Menurutnya, selama pandemi Covid-19, permintaan karaoke di spa tidak banyak. Meski hiburannya terbuka, tidak banyak orang yang datang.

Pajak yang dihasilkan oleh spa dan tempat karaoke relatif rendah.

“Ia berisiko tinggi karena sulit untuk menghindari kontak dengan orang. Di spa, Joe Luman berkata:” Anda harus menghubungi orang. Oleh karena itu, situasi ini harus dihindari sejak awal. Perlu kebijakan yang lebih baik ya, perlu tegas dan mudah dipahami publik. “-Dia mengatakan bahwa Pemprov DKI harus mengutamakan beroperasinya mal dan restoran yang menghasilkan pajak. Lebih tinggi.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *