TRIBUNNEWS.COM-Penjual Matabak Cahaya Bulan bernama Maharina Novia Zahro di Kabupaten Malang menawarkan potongan harga kepada peserta protes karena menolak berintegrasi. Hukum penciptaan lapangan kerja seksual. — Syarat bagi pembeli untuk mendapatkan diskon adalah dengan menunjukkan foto atau video mereka sambil memprotes undang-undang yang komprehensif.

Toko yang bernama Martabak Satu Juli ini terletak di Jalan Dermo, Kabupaten Malang. “Kami bersimpati dengan kebijakan pemerintah yang merugikan rakyat.”

“Banyak parpol perlu mengambil tindakan. Kami tidak bisa turun ke jalan, sehingga harus memotong pengeluaran,” kata Rina, Jumat (10/9/2020).

Bacaan: Wanita Rambut Merah Dalam Demonstrasi Hukum di Sumatera Tengah Memperlakukan Mahasiswa: Saya Bukan Istri Polisi – Harga Martabak yang Dia jual berkisar antara Rp 20.000 hingga Rp 36.000. Mulai 4 hingga 1 Oktober 2020, … “Semua bisa datang ke sini dan mendapat manfaat. Mahasiswa dan pekerja sudah beraksi,” kata aktivis Muhammadiya itu. Sebagai pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Rina bisa merasakan kesulitan dalam meningkatkan produktivitas.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *