TRIBUNNEWS.COM, pernikahan kedua mempelai di Lombok Tengah, Lumbuk Tengah-Nusa Tenggara Barat (NTB), menyedot perhatian pengguna media sosial.

Video pernikahan Yudi Anggata (24 tahun), warga Desa Jurit, Desa Braim dan Helmi (20 tahun) menjadi topik di jejaring sosial karena mahar yang diberikan pengantin pria bukan emas atau barang berharga lainnya. Sandal jepit dan segelas air untuk wanita yang sudah menikah. Seperti yang kita ketahui bersama, dia adalah teladan dan membuktikan bahwa mahar pria beristri memang benar.

Baca: Video Viral Model Cantik Nikahi Pria Lombok Pakai Selop Mata Kaki dan Segelas Air Begini Ceritanya, Dikatakan Mahar Berupa Sandal dan Segelas Air. Wajib dilakukan.

Alasannya sederhana, dia hanya tidak ingin pernikahan yang lama mengganggu pasangan dan keluarganya. Kontroversi.

“Saya tidak ingin mengganggu suami saya dan keluarganya,” kata Hermi saat dikonfirmasi melalui telepon, Sabtu (7 April 2020).

Meski tak punya alasan lain, Helmi berharap mahar bisa berupa sandal. Sandal jepit bisa menjadi memori terpisah yang bisa dibagikan dengan anak nantinya.

Baca: Warisan Lombok Tengah, Ibu dan Putranya Melapor ke Polisi, Ini Ceritanya – “Nggak Ada Nilai Sejarah, Kata Helmi.

Pernikahan Pasangan Ini Diunggah di Akun Facebook Inaq Icok Sasak Setelah video menjadi sangat populer.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *