TRIBUNNEWS.COM-Mahasiswa asal Bangladesh dengan gaya hidup mewah, Emi Sulastriani kini terancam hukuman mati.

Dia ditangkap oleh hukum karena bekerja dalam pengiriman obat di seluruh negeri.

Kejaksaan Negeri Nunukan menuntut hukuman mati atas perbuatannya.

Wanita 22 tahun ini ditangkap oleh Satuan Reserse Narkoba (Satris Coba) Polres Nunukan pada awal September 2019 karena ulahnya. Diangkut 20 kilogram obat sabu. Menurut Tribun-Timur.com, narkotika asal Tawau, Malaysia.

“Kami yakin perbuatan terdakwa telah diulangi, dan buktinya belum pernah dimiliki Nunukan,” kata Casey Pidum, Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejaksaan Andinunukan. Zaenal, dihubungi Kompas.com, Senin Januari 2020). Baca: Kisah Kasus Narkoba seumur hidup oleh Deni Setia Maharwan setelah 21 tahun di penjara oleh Deni Setia Maharwan– Klausul yang dijatuhkan adalah Pasal 112 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Hukuman Mati Narkotika di ayat 114. — Pertimbangan lain bagi Jaksa selain merugikan pihak lain adalah keikutsertaan mahasiswa dalam transaksi narkoba transnasional atau internasional.

Baca selengkapnya> >>>>>>>>> >>>>

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *