TRIBUNNEWS.COM, Konsultan MAMUJU-Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, menembak tetangganya hingga berdarah parah. (9 Juni 2020) Malam harinya, korban frustasi karena terlambat mengembalikan mobil ayah tirinya. -AKP Syamsuriyansah, Kepala Bagian Reserse Kriminal Polsek Mamuju, mengatakan Amerika Serikat menembakkan air gun dari jarak 4 meter. Syamsuriyansah dalam jumpa pers di Polsek Mamuju, Selasa (15/9/2020) mengatakan: “Penyerang langsung keluar dari lokasi kejadian setelah menembak korban dengan ibu mertuanya.” Korban langsung dibawa ke rumah sakit untuk perawatan.

Baca: Orang-orang di garis viral terus bercerai Apa yang memicu perceraian selama pandemi? Ini Perkataan Konselor Keluarga-Bacaan: Ummi Kalsum Bersedia Ayu Ting Ting Nikahi Ayah Cinta Duda-Membaca: Trailer Cerita BTS Universe Dirilis, Jin Jadi Kunci Menyelamatkan Anggota Badan-Polisi Menerima Laporan Penembakan Dia langsung menangkap pelaku di rumahnya. -Saat ini, Amerika Serikat telah ditahan oleh polisi Mamuju. Polisi juga menyita senapan angin yang digunakan untuk menembak.

Polisi juga menyita peluru yang ditembakkan di kepala korban.

Syamsuriyansah juga mengatakan bahwa izin memiliki senjata pada saat itu sedang diverifikasi.Karena keaslian perbuatannya, Amerika Serikat diancam akan dituntut berdasarkan Pasal 351 ayat 1 KUHP. Dia menghadapi hukuman lima tahun penjara. (Kontributor Polewali, Junaedi) -Artikel ini pernah tayang di Kompas.com dengan judul “Sudah Terlambat Kembali Ke Mobil, Warga Mamuju Tembak Kepala Dengan Pistol Airsoft

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *