TRIBUNNEWS.COM-Pedangdut Rhoma Irama berpartisipasi dalam acara khitanan di Pamijahan, Kabupaten Bogor.

Dalam proses unjuk rasa kepada massa dan massa, semua pihak harus bersaing dengan polisi. Saat pandemi Covid-19, Polres Bogor akan melakukan investigasi terhadap orang-orang yang terlibat dalam peristiwa tersebut (termasuk Rhoma Irama) sebagai penyidikan. Juli.

Lantas bagaimana Raja Dangdut Rhoma Irama mengenali kasus ini?

Semula hanya diminta Tausiyah singkat

– Tribunnews.com mengabarkan, ayah Ridho Rhoma mengaku saat kerabatnya melakukan sunat di Pamijahan, Bogor, Jawa Barat, ia harus “terlebih dahulu Diundang ke atas panggung hanya untuk berbicara di depan para tamu. “Perlu diketahui bahwa saya naik ke atas panggung atas dasar tuan rumah untuk menjelaskan secara singkat tentang sunat putranya,” Rhoma Irama, Senin (29 Juni 2020). Kata dalam sebuah wawancara melalui conference call. — Pada hari itu, ia melihat banyak sekali orang yang hadir dan benar-benar mengantarkannya ke tempat kejadian.

Orang berjuluk “The King of Dangdut” ini juga meyakini bahwa karena banyaknya orang yang terlibat, Perizinan Tidak Ada Masalah.

Baca: Fakta Rhoma Irama Ikut Khitanan: Rekrutmen Tamu Kecewa Warga Kabupaten Bogor

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *