TRIBUNNEWS.COM, November-Pemakaman perempuan bernama belakang AS (42), pasien Covid-19 yang meninggal dunia di RS Kaliwates Jember, diwawancarai warga Desa Kecil Gumukbago, Desa Nogosari, Kabupaten Ramipuji, Jawa Timur. Jamber provinsi. Kapolsek Rambipuji AKP Hari Pamuji mengatakan: “Menggunakan protokol Covid-19, Selasa (29/9/2020), ini tidak sesuai dengan ajaran Islam.

“ Ada orang yang mendukung dan menentang pemakaman jenazah. Rabu (2020/9/30) -Harry mengatakan bahwa keluarga almarhum menerima penjelasan di rumah sakit dan pemakaman akan dilakukan sesuai dengan protokol Covid-19. Itu dilakukan sesuai dengan peraturan saat ini. -Membaca: Seorang anak Lampung yang diduga tertular virus corona oleh ayahnya dari Palembang. Keluarga almarhum juga mengikuti otopsi, pertama melilitkan jenazah di masjid dan beribadah.

Hanya saja ketika petugas sedang menggali kuburan, beberapa warga menanyakan tentang protokol Covid-19 yang digunakan.

Sepertinya mayat yang ditempatkan di peti mati tidak sesuai dengan hukum Islam.

Akhirnya, beberapa warga tidak setuju dengan metode penguburan. Ia menjelaskan bahwa kuburan mengubur kuburan yang telah digali.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *