Laporan reporter Tribunnews.com Zaki Mubarak-ACEHTRIBUNNEWS.COM-Sebanyak 296 orang Rohingya terdampar di pantai Ujong Blang di Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, dan mendapat pemeriksaan cepat. -Darah para pengungsi diambil. IOM dan Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe serta Rumah Sakit Balai Latihan Kerja (BLK) Lhokseumawe Kesrem, Selasa (8/9/2020). Korona non-reaktif. Artinya, 155 orang masih menjalani uji cepat putaran kedua. Pagi ini, darah masih terkumpul pada acara pertunangan antara IOM dan RSUD Lhokseumawe Kesrem.

Bacaan: Akan Dikenalkan Tes Cepat Berbasis Artificial Intelligence, Indofarma: Prosesnya Hanya 1 Menit

– Bacaan: Di Jepang, Dr. Said berkata: “Ada perusahaan yang bisa membantu para pendosa dan hidup dalam keterasingan “:” Ini masih dalam proses, dan hasilnya akan segera diumumkan. “Untuk mendapatkan hasilnya.

Sejauh ini, kesehatan sebagian anggota suku Rohingya sedikit merosot. Ini mungkin karena kurangnya makanan di laut.

“Seperti kejadian yang terjadi sore tadi, ketika seorang perempuan Rohingya diperiksa, tiba-tiba ia merasakan gejala berbusa di mulutnya, sehingga ia menyimpulkan bahwa ia dikirim Pergi ke Rumah Sakit Umum Chet. Mutia menerima pemeriksaan lebih lanjut. Jiwa-jiwa etnis Rohingya sedang dirawat di RSUCM Bukit Rata. “

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *