Surabaya TRIBUNEWS.COM-Seorang tahanan yang dibebaskan dalam rencana asimilasi Covid-19 Surabaya ditangkap dan melakukan kejahatan lain.

Pria itu dan satu lagi pelaku pelanggaran. Mengalahkan pada Selasa (18/4/2020) ..

Morvid Faian Faris Akbar (19 tahun), remaja yang baru dibebaskan dan temannya Apheus Maulana ( 21 tahun) melakukan kejahatan bersama, mereka semua adalah warga Petemon Kuburan Surabaya. Keduanya ditangkap tak lama setelah beroperasi di daerah satelit Dharma Surabaya.

Mereka ditangkap oleh unit investigasi kriminal polisi Sukomanunggal di Surabaya.

Membaca: Buah mengkudu dapat secara efektif meningkatkan daya tahan

Membaca: Mempercayakan rasa sakit ke 270 kotak topeng curian di Rumah Sakit Distrik Peralalaran, Irfan Hakim menolak untuk menangis , Siapa yang ingin melakukan pembacaan ini: ASN, TNI, POLRI jam kerja selama bulan Ramadhan, setidaknya 32,5 jam per minggu membaca: JCO COLLECTION #DiRumahAja Promosi: Ada 5 opsi, paket JPops akan menjadi Rp. 20.000 per kotak – Dua orang ditangkap setelah jatuh ke tabrakan dengan Korba. “Selama pertempuran tanpa akhir, tersangka mabuk tidak dapat mengendalikan kendaraan sampai mereka jatuh dari sana, dua tersangka berlari ke kepala polisi Sukomanunggal dan mengatakan bahwa mereka aman sampai mereka dihentikan oleh warga dan menghubungi kami. ., Kompol Budi Nurtjahjo, Selasa (21 April 2020).

Keduanya mengaku setelah diinterogasi bahwa sebelum mencoba menyerang Darmo Satelit, mereka berhasil mencuri tas milik korban di Jalan Arjuno, Surabaya.

Buddy menambahkan: “Tersangka ini beroperasi di daerah Sawahan Surabaya ketika dia sebelumnya ditangkap. “

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *