Medan TRIBUNNEWS.COM-Warga Desa Namurube Julu, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Drisedang, Sumatera Utara, mengimbau aparat setempat segera menutup klab malam CF. bahkan kematian.

Klub malam CF berinisial ST oleh mantan presiden OKP ini menarik banyak perhatian karena diklaim ada beberapa korban di antara wisatawan overdosis, bahkan dilaporkan bahwa ATN (22) meninggal setelah mengonsumsi ekstasi. Dengarkan suara musik Jokey Disc.

Tidak hanya insiden overdosis yang terjadi di klub malam CF, gadis HR (15) muda juga menjadi korban tindakan paksa berskala besar, dalam trauma parah. Meski Hendra Gunawan (43 tahun), sebagai Bapak Sumber Daya Manusia, melapor ke polisi di Medan pada Selasa 5 Maret 2019, nomornya: 504 / III / 2019 / SPKT Restabes Medan .

Baca: Tersembunyi Semalam, Wisatawan yang Mengunjungi Klub Malam di Jakarta Barat Akhirnya Menyerah

Menanggapi dua insiden ini, Legislatif Daerah Pemilihan Bingaj-Partai Demokrat Sumatera Utara di Langkat Muhri Fouzi (mendesak partai) mengimbau aparat keamanan membuka mata dan segera menutup kelab malam CF yang diduga sebagai tempat lalu lintas dan perdagangan narkoba. Seks. … “Setelah kejadian ini, penutupan klub malam harus digenjot. Kenapa? Karena masyarakat sudah berulang kali menyatakan keinginannya untuk menutup tempat hiburan,” kata Muhri Fauzi, Senin (8/12). 2019) -Muhri berharap pemerintah daerah dan aparat juga mewaspadai hal ini, dan ini yang terakhir kali terjadi. -Setiap pengelola area tidak boleh mengambil tindakan tegas di lokasi ilegal.

Baca: Pemprov DKI merumuskan aturan kebersihan klub malam dan panti pijat di Jakarta

“Yang jelas, katanya:” Ini kejadian yang tidak diinginkan. publik. Bukan lagi Deliserdang atau Binjai. Namun, para pemimpin daerah yang peduli pada rakyatnya harus segera mengambil sikap. Apalagi dia dekat dengan Binjai, jadi sudah sewajarnya dia tutup, ā€¯ucapnya.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *