Laporan Zubir | Langsa

TRIBUNNEWS.COM-Pelaku pemerkosaan terhadap seorang ibu muda dan pembunuhan seorang anak telah dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

Pelaku bernama Samsul Bahri adalah pelaku berulang dalam kasus pembunuhan. 2005.

Ia tidak dibebaskan hingga April 2020.

Tersangka Samsul Bahri (41 tahun) adalah pelaku pembunuhan Rg dan dipaksa mengurung serta memindahkan ibunya DN di Birem Bayeun, Aceh Timur. Ke Lapas Kusta Tanjung di Medan.

Tersangka dibebaskan beberapa bulan yang lalu sebagai bagian dari program “Asimilasi Covid-19” dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia dan telah menjalani sekitar 15 tahun penjara sejak 2005. Ia dipenjara di Lapas Pekanbaru Provinsi Riau untuk pertama kalinya. -Menurut pengakuan tersangka Samsul Bahri kepada tim media, saat polisi Langsa menggelar jumpa pers di halaman Mapolres pada Selasa kedua (13/10/2020), tersangka diduga. Konferensi pers tersebut dipimpin oleh Kepala Badan Reserse Kriminal Iptu Arief S Sukmo didampingi Kapolsek Birem Bayeun, Iptu Eko Hadianto, dan Ipda Narsyah Agus tian Tipipor. Pernyataan Kapolsek Langsa AKBP Giyarto SH SIK itu juga membenarkan status pelaku berulang Samsul Bahri dalam tersangka pembunuhan tahun 2005 di Provinsi Riau melalui keterangan Kepala Badan Reserse Kriminal Arief S Wibowo SIK. — Lihat juga: Ketika pemerkosa ibunya, Langa, ditemukan tinggal bersama ibunya hanya selama dua minggu, dia dibunuh.

Baca yang lain: Langa, anak laki-laki yang berkelahi dengan pemerkosa. Ibunya dibunuh beberapa kali, tapi dia disuruh kabur

Baca yang lain: Membantu ibunya untuk dibunuh ketika dia diperkosa, demikian namanya Menurut keterangan orang tua tersangka, tersangka melakukan pembunuhan di Riau sekitar tahun 2005 dan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *