TRIBUNNEWS.COM-AKP Priyo Suhartono, Kepala Badan Reserse Kriminal Polda Lombok, masih menjadi topik pembicaraan.

Ini setelah tindakan virus diambil karena menolak laporan tentang seorang anak yang memenjarakan ibu kandungnya karena masalah sepeda motor (Selasa) (30 Juni 2020), lalu di Nusa Barat Lombok bagian tengah di Tenggara (NTB).

YouTube KompasTV memberitakan bahwa pada Kamis (2/7/2020), AKP Priyo Suhartono menjelaskan alasannya menolak laporan tersebut. — -Pada awalnya, Priyo menjelaskan kenapa dia mengatakan akan dipecat untuk kasus tersebut. “Jujur saja, mungkin ini inisiatif spontan saya. Karena saya benar-benar melihat situasi yang menurut saya sangat tidak pantas,” kata Priyo. Di manakah bahasa vulgar anak ini, hinaan dan segala macam kata? “

“ Di sana, aku masih melihat ibuku sendiri, menangis, wajah sedih, dimana aku merasakan, “Wah itu tidak benar”, pikirku dalam hati. Keadaan ini sudah tidak bisa lagi dikendalikan, ”imbuhnya.

Karena itulah, akhirnya dia menolak laporan anak berinisial M (40) itu,” jelasnya.

Baca lebih lanjut >>>

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *