Bandung TRIBUNNEWS.COM-Sedikitnya 583 pemilihan kepala desa yang digelar di Jawa Barat tahun ini dipastikan batal dan ditunda hingga tahun kedua.

Pandemi virus corona menjadi salah satu penyebabnya.

Menteri Dalam Negeri RI Muhammad Tito Karnavian (Muhammad Tito Karnavian) menunda pelaksanaan pemilihan kepala desa serentak (pilkades) dan pemilihan kepala desa berselang ( PAW) mengeluarkan surat pada Agustus 2020. Bahkan di Jawa Barat, 583 desa telah diperintahkan untuk menunda pemilihan kepala desa hingga 2020. PAN turut serta dalam Teguh Prakosa Gebulan Lakabumin Laka-Solo Pilkada-Bambang Tirtoyuliono, Kepala Kementerian Pemberdayaan Masyarakat dan Pedesaan Jawa Barat, mengatakan, Pilkada tahun ini di desa Jawa Barat akan digelar di lima kabupaten, yakni 88 desa. Kabupaten Bogor, 16 desa di Kabupaten Bekasi, 88 desa di Kabupaten Samitang, 143 desa di Kabupaten Chamis, dan 248 desa di Kabupaten Chianzur. , ‘Kata Bambang saat dihubungi, Rabu (12 Agustus 2020) – Sesuai surat ini, Bambang akan memastikan instruksi terkait penyelenggaraan Pilkades lainnya usai instruksi diperpanjang-Bambang mengatakan, pihaknya tidak mengetahui apakah tahun kedua. Akan ada tur bajak laut.

Baca: Sebelum Pilkada 2020, Polda Jateng Minta Dua Kapolres Rembang dan Solo Penguasaan Wilayah Sekaligus. Selama ini, pemerintahan desa harus mengacu pada pemerintahan desa. hukum.

Undang-undang ini mengatur tentang pelaksanaan pengelolaan desa jika terjadi penundaan Pilkades.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *