Kamboja TRIBUNNEWS.COM-Kepala Dinas Hak Asasi Manusia Provinsi Jambi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia mengancam jika petugas Lapas memiliki bukti terlibat penyelundupan narkoba ke penjara, mereka akan ditahan di Nusa Ka. Mon negara bagian. Sesuai petunjuk Komisioner Pemasyarakatan, kami tidak membedakan apakah akan kami latih pegawai yang bekerja di bidang narkoba di Nusa Kambangan, ”kata Kepala Kementerian HAM Provinsi Jambi, Selasa. Jambi, MHD Jahari Sitepu, Selasa (8/1). / 18/2020) Dalam wawancara dengan Tribunjambi.com-Bacaan: Lima napi koruptor di Lapas Sukamiskin mendapat pengurangan hukuman 2-6 bulan-Bacaan: Dua Mantan Petugas di Bali, Warga Lapas Kerobokan Kenapa Uang Tidak Bisa Disetorkan?

Baca: Eksekusi KPK terhadap Mantan Ketua BPJN XII Samarinda Lapas – Jahari juga mengimbau media dan masyarakat untuk menerima Jika pejabat menyalahgunakan kekuasaannya, lapor ke kantor wilayah. Bantu kami membawa barang ilegal ke penjara dan beri tahu kami bahwa saya tidak bercanda, saya hanya di sini selama sebulan, jika saya menerima informasi dari kantor, kami akan membukanya Kalau dia main narkoba biar kami lapor ke dia. Setelah penegakan hukum selesai, Jahari bilang: aw akan pembinaan di nusakambangan. ——Seperti yang kita ketahui bersama, isu peredaran dan pengontrolan narkoba di Lapas menjadi perhatian Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasona Laoly selama kepemimpinannya. Pemindahan umum akan dilakukan serentak pada Senin (17 Agustus 2020).

Yasona mengingatkan kepada jajarannya, terutama petugas Lapas yang tidak terlibat dalam kasus peredaran narkoba dan pengendalian penjara.

Artikel ini telah tayang di Tribunjambi.com dengan judul: Jika Peredaran Narkoba Dipastikan, Staf Lapas Jambi di Kampung An, Nubia Akan Diimbau,

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *