TRIBUNNEWS.COM-BMKG kepala Pusat Gempa dan Tsunami, Rahmat Triyono, hari ini Selasa (07/07/2020) meminta masyarakat untuk tidak terlibat dalam penipuan gempa Jepara.

Rahmat menekankan parahnya gempa bumi. Tidak ada kemungkinan tsunami berkekuatan 6.1.

“Sejauh ini, belum ada laporan kerusakan yang disebabkan oleh gempa bumi.”

“Hasil model menunjukkan bahwa tidak ada kemungkinan tsunami dalam gempa bumi ini,” kata Rahmat dalam sebuah pernyataan. Mengatakan. Ditulis oleh Tribunnews, Selasa. – Dia juga mengatakan bahwa sampai 06.50 WIB, hasil pemantauan BMKG tidak menunjukkan aktivitas respons. – Oleh karena itu, Rahmat mengharuskan masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh masalah yang tidak terselesaikan.

“Untuk mencegah bangunan dari rusak atau rusak oleh gempa bumi.”

“Sebelum kembali ke rumah, silakan periksa dan pastikan bahwa bangunan tempat tinggal Anda tahan gempa, atau tidak ada getaran akibat gempa bumi.” Dan itu akan menyebabkan kerusakan, yang akan membahayakan stabilitas bangunan. “

” Pastikan bahwa informasi resmi hanya berasal dari BMKG, melalui saluran komunikasi resmi yang diverifikasi (Instagram / Twitter @infoBMKG), dari situs web BMKG atau melalui Mobile Aplikasi iOS dan Android didistribusikan, “beber Rahmat. -Baca: Gempa Jepara 6.1 di Twitter, penjelasan BMKG tentang penyebab gempa

penyebab gempa

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *