Wartawan TribunSolo.com Mardon Widiyanto (TRIBUNNEWS.COM) -Klatten (TRIBUNNEWS.COM) -Ladang tebu di Kecamatan Ceper Kabupaten Kraten terbakar pada pukul 19.00, Sabtu (25/7/2020) malam. . WIB. Luas areal tebu sekitar 4 hektar, dan sekitar 2 hektar dibakar.

Menurut informasi yang dihimpun TribunSolo.com, areal yang terbakar tersebut merupakan lahan tebu yang berada di Dukuh Kujon RW 01, RW 01 Desa Ceper Kujon. Kabupaten Negara Bagian Kraden – Lahan tebu yang terbakar milik Pabrik Gula Gundam Baru –Ketika TribunSolo.com mengonfirmasi kejadian tersebut kepada Sumino, Bupati Kradan di Damkar, ia membenarkannya. – -Baca: Cegah kebakaran hutan dan lahan, Astra Agro Lestari pakai pesawat nirawak- “Ya, kami mendapat laporan bahwa terjadi kebakaran di lahan tebu milik PG Gondang Baru di Kecamatan Ceper, Negara Bagian Gandan, sekitar pukul 07 Juli WIB sore. Jam 00, “kata Sumino kepada TribunSolo.com.

Sumino menduga kebakaran tersebut disebabkan oleh pembakaran sampah di dekat lokasi kecelakaan. –Dia mengakui bahwa tidak ada kematian dalam kecelakaan itu, tetapi bumi yang hangus mencapai setengah dari total luas. Luas totalnya sekitar 4 hektar, ‚ÄĚkata Sumino. -Sumino mengatakan, Bank Dunia (WIB) tiba di lokasi sekitar pukul 7.15 malam dan segera menanganinya hingga lenyap. Dua mobil pemadam digunakan selama 20 jam 20 Beberapa menit, “kata Sumino.

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul 2 hektar lahan tebu milik Pabrik Gula Klaten Baru Gondang, Diduga Akibat Limbah

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *