TRIBUNNEWS.COM, AMBON – Ratusan warga Ambon menutup ambulans yang membawa jenazah Covid-19.

Mereka juga secara paksa mengambil tubuh Covid-19, dan mayatnya dimakamkan. Pada Jumat (6/6/2020) sore, ambulans melewati Jalan Jenderal Sudirman di dekat Jalan Ba ​​Du Merah Atas, Jalan Silimo, Kota Anlan.

Mereka memblokir ambulans yang dikawal oleh mobil polisi dan memarkir sepeda motor tepat di atas jalan raya.

Baca: Di Daerah Lain Rawan Corona, 8 Desa di Ambon Dikabarkan Tak Terganggu Wabah Covid-19

Baca: Sebuah keluarga Hadang Ambulans lalu dimakamkan Covid Mayat -19- Selama operasi berlangsung, warga ikut mencela para relawan dan tenaga medis hingga terlibat perselisihan, ada juga beberapa penjaga yang menjaga jenazah. -Residen ngotot untuk mengambil jenazah Covid-19 dengan alasan pasien tidak meninggal dunia akibat corona, melainkan karena sakit. -Dalam keadaan tak berdaya, tenaga medis hanya bisa menyaksikan warga memaksa tubuhnya masuk ke dalam ambulans. -Lalu, warga membawa jenazah tersebut ke fun house terdekat. -Setelah itu, mereka mengembalikan peti mati itu ke jalan.

Bacaan: Dalam Kasus Pemindahan Jenazah Secara Paksa di Surabaya, Tersangka Istri Yang Positif Covid-19

Bacaan: Karena Itu Para Pedagang Kucing dan Kucing serta Petugas Patroli Pasar Mardika Ambon

Pengintaian di Alam Liar Pengumpulan paksa mayat Covid-19 juga menarik perhatian penduduk setempat.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *