TRIBUNNEWS.COM-Rusnita (48) menjadi korban penganiayaan. Ada bekas luka di tubuhnya.

Pelakunya adalah dua orang. Diduga seorang pelaku kekerasan dengan ibunya. Rusnita mengatakan kepada petugas SPKT bahwa pada Juni 2020, Rusmini melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polrestabes Palembang di Sumatera Selatan. “Rusnita memberi tahu anak dan ibunya bahwa mereka mencakar saya.”

Baca: Pemerintah dengar kasus lama penganiayaan terhadap tokoh agama yang diduga menderita gangguan jiwa

Penganiayaan bermula saat Rusnita berharap bisa menjenguk suaminya yang menjadi sopir speedboat di Dermaga Ilir 16 pada Sabtu pukul 09.00 . 00.00: Di dermaga, Rusnita mengaku bertemu dengan PT dan ibunya LN.

Anita berkata bahwa dua orang tiba-tiba menyerangnya.

“Saya dipukul. Dua orang memukuli saya sampai saya luka. Saya ditembak. 1 Warga Ulu Seberang Ulu I.

Ternyata, lanjut Rusnita, dan pemukulan yang dideritanya sama dengan PT dan suaminya Hubungan itu terkait .

“PT adalah pelakunya. “Kata Rusnita.“ Jadi, saya mau antar motor untuk jemput suami karena takut bercampur dengan PT.

Bacaan: Anaknya Dituduh Dianiaya, Begini Penjelasan Chintami Atmanegara

Bacaan: Sang Cucu Menjadi Korban Amoralitas Seksual, Pelaku Kakek Sendiri, dan Nenek Bungkam Soal Perilaku Asmara

Baca: Saat Tes Cepat di Bandara Soekarno-Hatta, Mengaku Korban Pelecehan Seksual, Kejadian Ini Menimbulkan Trauma

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *