TRIBUNNEWS.COM-Walikota FX Solo Hadi Rudyatmo sering diundang untuk mengambil foto grup oleh publik.

Ini tidak dapat dipisahkan dari posisi nomor satu di solo.

Selama epidemi virus korona, seseorang yang dikenal sebagai Rudy selalu membawa penduduk yang telah menyelesaikan karantina pulang kepada mereka tanpa dikecualikan.

Setelah tempat tinggal di karantina selesai, beberapa warga akan mengambil foto dengan Rudy.

Setiap kali dia diundang untuk mengambil foto grup, penduduk selalu memintanya untuk melepas topengnya

Baca: Meminta dengan tegas untuk meningkatkan jumlah kasus virus corona saja, FX Hadi Rudyatmo: Do ​​Manuto — Sebenarnya, dia Mengenakan masker gas adalah untuk mencegah penyebaran dan penyebaran Covid-19. “” Setiap kali saya mengambil (penduduk) untuk menyelesaikan isolasi, komunitas akan meminta foto. Minta foto, tapi saya harus melepas topeng agar terlihat “sangat bagus,” kata Rudy, Selasa (9/6/2020) di Solo, Jawa Tengah. Foto-fotonya tidak mengecewakannya, dan tanpa melepas topengnya, Rudy akhirnya membuat topeng kumis agar terlihat seperti aslinya.

Karena itu, ketika dia diundang untuk mengambil foto grup dengan anggota komunitas, tidak perlu melepas topeng yang dia kenakan.

Namun, topeng hanya dikenakan saat dia dikutuk atau dia tersenyum. Dia berkata: “Saya baru saja membuat topeng senyum. Biasanya, saya difoto sebagai senyuman.”

Rudy (Rudy) menilai bahwa ada pesan khusus di balik topeng wajahnya untuk membuat kesannya Tidak takut, tetapi hidung dan mulut masih digunakan untuk memastikan penyebaran penyakit. — “Masker tidak menakutkan, tetapi mereka bisa melindungi kita dari penyakit,” kata Rudy.

Artikel ini diterbitkan di Kompas.com dengan judul “Walikota satu-satunya yang sering diundang untuk mengambil foto bersama penduduk, terinspirasi oleh topeng jenggot”

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *