California, TRIBUNNEWS.COM-Setelah melakukan uji cepat independen pada hari Jumat (15 Mei 2020), ratusan warga yang ditahan di pelabuhan Bakauheni akhirnya dapat melintasi perbatasan.

Ratusan warga harus berjuang setiap orang untuk menyelesaikan tes cepat Rp 250.000 untuk dapat melintasi Pelabuhan Merak.

Dalam beberapa hari terakhir, ratusan warga telah menunggu di pelabuhan Bakauheni untuk kembali ke rumah.

Namun, mereka tidak memiliki dokumen yang diperlukan, dan salah satunya adalah bahwa tidak ada sertifikat Covid 19.

Karena itu, mereka tidak dapat menyeberang.

Banyak orang tiba di pelabuhan selama dua hingga tiga hari.

R Marjunet, kepala kantor klasifikasi masyarakat jangka panjang KKP, mengatakan partainya bermasalah dengan kelompok kerja pelabuhan Bakauheni.

Karena ujian cepat partainya adalah untuk membantu orang-orang dengan minat khusus untuk bepergian ke Lampung.

Bukan untuk mereka yang ingin pulang.- — nnya, banyak warga ingin pulang ke rumah untuk tes cepat.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *