TRIBUNNEWS.COM-Seorang anak berusia 10 tahun dari Kotapraja Parepare, Provinsi Sulawesi Selatan, dianiaya.

Pelaku adalah ibu anak yang disingkat SF (34). Nama penulis dimulai dengan NJ dan menyentuh balok kayu. .

Berdasarkan informasi yang diperoleh, pelaku menganiaya NJ karena tidak mengikuti pembelajaran online yang diselenggarakan sekolahnya.

Meski tangannya memar, NJ tetap meminta polisi untuk tidak menangkap ibunya. Tuan Polisi, sayang Anda dan jangan ditangkap. Lintas (Lintas) diancam hukuman 15 tahun penjara karena dirayu oleh tubuh korban— • dipukul dengan balok kayu oleh ibunya, dan dibunuh Korban: Polisi, jangan ditangkap — di tambal Penyerangan – Kepala tim penyidik ​​Polsek Polsek Asian Sihombing di Ipatu, Sulawesi Selatan menjelaskan jadwal kasus penganiayaan. -Awalnya, ibu menerima laporan dari guru anak tersebut. -Guru menjelaskan: New Jersey tidak berpartisipasi dalam proses e-learning dalam 10 hari terakhir.

Laporan itu membuat marah pelaku.

Halaman berikutnya ========>

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *