TRIBUNNEWS.COM-Polisi diduga melakukan pemerasan terhadap perajin jamu.

Pengrajin tersebut mengaku telah memeras lebih dari 7 miliar rupiah. (Proposal) Mabes Polri sedang menyelidiki informasi keberadaan polisi di Mabes Polri, yang diduga memeras pengrajin dari Desa Gentasari, Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Argo Yuwono kepada Kompas.com, Selasa (6/6/2020).

Petugas bernama AKBP dan bekerja di Mabes Polri.

Menurut keterangan dampak korban, korban kumulatif Jumlah korban kerugian melebihi Rp. 7 miliar.

Argo juga membuktikan kepada polisi bahwa jika terbukti orang tersebut telah melakukan pelanggaran, maka akan ditindak.

“Kalau ada, dan terbukti dia akan diadili,” ujarnya. Kombes pada Medosos, Penjaga Bebas Terpidana, Fitriani Buktikan Bakal Pinjam Uang-Baca: AKBP Polri Anti Ratusan Jamu di Cilacap Pengusaha dikategorikan dan Mabes Polri turun tangan.Menurut laporan, salah satu korban bernama Mulyono mengatakan dugaan pemerasan berawal dari penangkapan seorang praktisi pengobatan Tiongkok yang dituduh melanggar hukum. Undang.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *