Laporan Tribun Jabar dari Furman Suryaman

TRIBUNNEWS.COM, Kota Tasikmalaya, perwakilan BNN dan BNN di Tasik Malaya-Jawa Barat, menggerebek sebuah tempat di Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya. Rumah, Selasa (20/10/2020). Di kediaman tersebut, petugas menemukan sedikitnya 46 tanaman ganja berbagai umur budidaya di rumah Mus (50) di Desa Cisirah, Desa Cibahayu, Kawasan Gadipaten.

Puluhan tanaman ganja ditanam di atap beton rumah tersangka. Kepala BNN Kota Tasikmalaya, Tuteng Budiman mengatakan, pihaknya sudah melakukan penyidikan sekitar dua bulan hingga digerebek.

Lihat juga: Mendobrak Perbatasan Kutakane-Gayo Luiz, 3 Pemuda Ditangkap dan Dibawa 57 Kg Ganja, 2 Mahasiswa Berdiri

Lihat juga : TKW Ruri meninggal dalam perjalanan pulang ke Tashikmalaya, sebuah keluarga meminta 32 juta rupee- “Kami dibeli dengan menyamar sebagai konsumen. Kami mendaftarkan laboratorium dan obat mariyuana untuk kami sendiri,” Kata Totem.

Setelah diselidiki dan terbukti cukup, pihaknya langsung melancarkan razia.

“Kami segera naik ke atas atap beton dan menemukan sekitar 45 totem tanaman ganja di sana, sambil berkata. -Selain menangkap Moos, pejabat negara Bosnia-Herzegovina juga menangkap tiga orang yang bekerja sama dengan Us de Moos Warga .- “Dalam penyerangan ini, kami mendapat bantuan dari Polri dan TNI,” kata Totem. Semua tersangka dan barang bukti langsung dibawa ke kantor BNN di Kota Tashikmalaya-tulisan ini Diposting di tribunjabar.id dengan judul “Puluhan tanaman ganja ditanam oleh laki-laki di Tasik dirumah, dan hasilnya dijual, digerebek oleh BNN”

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *