Reporter Tribunlampung.co.id Anung Bayuardi melaporkan-TRIBUNNEWS.COM, Lampung-Sat Reskrim Polres Lampung Utara dan Polda DIY menangkap dua pelaku dalam kasus penipuan. Gunung Labuhan Kabupaten Way Kanan (penulis utama) mengaku sebagai anggota Kepolisian dan Sumber Daya Manusia (24 tahun), warga Desa Bandar Putih, Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara, dan dipinjamkan oleh IR untuk melaksanakan operasi .

Utara Kapolres Lampung AKBP Bambang Yudho Martono menjelaskan melalui Kasat Reskrim AKP Gigih Andri Putranto bahwa kedua pelaku ditangkap berdasarkan laporan polisi: LP / B / 0499 / IX / 2020 / DIY / SPKT tanggal 2 September 2020.

“Tim Jejaring Polda Daerah Istimewa Yogyakartan memimpin penyelidikan Panit I Ipda Gertus. Ia mengetahui bahwa penulisnya berada di Lampung Utara, kemudian berkoordinasi dengan tim Reserse Kriminal Polri di Lampung Utara.”

“Lalu, pada tahun 2020 Rabu, 9 September, Tim Gabungan Tangkap Dua Pelaku di Rumahnya 2020

— Baca: Sering Terjadi Penipuan, Dua Orang Kaesang Pangarep Ini Melakukannya Olshop Jadi Tak Gentar-Baca: Kementerian Perhubungan Gelar Kelompok Diskusi Perkembangan Kegiatan Angkutan Laut-Baca: Menteri Dalam Negeri mengutuk 72 petahana karena melanggar regulasi kesehatan. Berikut daftar Penulis-RI Model yang diadopsi terus tidak berubah, hingga korban EA (49 tahun) berkenalan dengan ASN pada Polda DIY, warga Dondakerto Tuti Sleman Jogyakarta, melalui jejaring sosial (FB).

Ia mengaku sebagai pemilik cerai Seorang polisi bernama Iptu Putu Gede Caka, dan putranya meninggal dunia pada Desember 2019. Hal tersebut dilakukannya untuk mengelabui korban, dan pelaku setuju untuk menikah dengan korban.

Setelah menjalin kontak dengan FB dan sering mendatangi korban Setelah komunikasi, pelaku mulai meminta uang, dan korban setuju.

Tanggal 20 Desember 2019, korban mentransfer Rp 300 juta kepada pelanggar IR melalui akun BIS.Sejak itu, korban telah Setelah mendapat remitansi, pelaku menghilang dan tidak pernah memenuhi janji menikahi korban hingga akhirnya korban menyerahkan diri ke polisi. -Lanjutkan AKP Gigih, karena pengaduan dan TKP ditangani Polda Yogyakarta, dan keduanya bertanggung jawab Korban dibawa ke Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Artikel ini dimuat di tribunlampung.co.id, headline polisi menghubungi Facebook wanita palsu tersebut dan meminta untuk mengirimkan 300 juta rupiah untuk janji nikah.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *