TRIBUNNEWS.COM-Sebuah desa di Kabupaten Karo nyaris hitam.

Desa ini tertutup abu vulkanik akibat letusan Gunung Puncak Sina.

Alhasil, penduduk setempat tidak berani meninggalkan rumahnya. –Desa Naman Teran, Kecamatan Naman, Kota Karo, Bupati, Senin (10/8/2020), abu vulkanik Gunung Sinabong hampir seluruhnya tertutup hitam. Teran Wanto Sembiring (49), warga Desa Naman, membenarkan bahwa lampu di dalam rumahnya masih menyala. Air Terjun Murtazam jatuh di Gunung Piramida, foto meleset dan ditemukan tewas-penduduk kini memilih tinggal di rumah ketika abu vulkanik habis. Pada Sabtu (8/8/2020).

“Lebih besar dari Sabtu I, Sabtu (8/8/2020), intinya desa kita gelap saat erupsi,” lanjutnya. Akibat letusan gunung tersebut, warga sekitar takut meninggalkan rumah karena debu menutupi desa Naman Teran. Dia tidak berani meninggalkan rumah. Tran masih terkendali. Petugas masih waspada dan bersama warga. Sangat aman sejauh ini “, pungkasnya.

(cr3 / t ri bun-medan.com)

Judul artikel ini dimuat di tribun-medan.com, disebabkan oleh ledakan abu vulkanik. gelap”

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *