TRIBUNNEWS.COM-Tim gabungan Polda Sulsel dan Polda Makassar menangkap 31 orang. .

Direktur Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan, 31 warga ditangkap, 25 di antaranya warga yang menjemput jenazah PDP di Rumah Sakit Daerah Khusus de Dadi Makassar (RSKD). Lainnya adalah warga yang mengambil jenazah di RS Stella Maris, dan lima lainnya dikumpulkan di RS Labangbaki.

Baca: Warga 3 Ruas Jalan di Makassar Menolak Tes Corona Cepat Ini Langkah Dinkes dan Kepolisian

“Dari 25 Orang”, Kami Cek di RSKD Dadi Ada dua tersangka yang bernama SY, yaitu adik dari almarhum dan adik ipar almarhum. Pak MR, almarhum mengatakan: “Ibrahim mengatakan dalam wawancara di Mapolres Makassar pada Selasa (6/9/2020) malam.

Pelaku dikabarkan berada di Polres Makassar dalam keadaan aman. Tiga rumah sakit di Gaza mengambil paksa jenazahnya, Selasa (8/6/2020). (Humas Polda Sulsel) -Ibrahim, kata dia, SY berperan sebagai RSKD Dadi dalam peristiwa pengambilan paksa mobil. Peran Pengemudi Mobil Pengangkut Jenazah MR memprovokasi warga untuk datang dan mengeluarkan paksa jenazah ibu mertua dari RS. — Bacaan: Warga Makassar Ramai Menolak Tes Cepat: Terpasang di Penghalang Jalan Slogan penolakan

Untuk mencurigai tersangka mengambil jenazah secara paksa di RS Stella Maris, Ibrahim mengatakan putra almarhum berinisial AW. Ibrahim mengatakan: “Dalam kasus lain, Kami akan melakukan penelitian lebih mendalam sampai semuanya jelas. Oleh karena itu, kami masih terus berkembang.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *