TRIBUNNEWS.COM, Bupati Semarang Mundjirin dan putranya Biena Munawa Hatta diusir PDIP. Selain itu, Biena, anggota DPRD Kota Semarang, juga dicopot dari jabatan legislatif.

PDIP menilai tidak mengikuti instruksi partai, dan partai menyerah mendukung Ngesti Nugraha-Basari, PKB, Hanura, dan Partai Demokrat.

Alasannya ibu Biena juga istri Mundjirin, Bintang Narsasi Gunawan Wibisono, dan dipromosikan melalui PKS, PPP, Gerindra, Golkar, Nasdem dan PAN. Perubahan waktu Biena (PAW).

“Dalam satu atau dua hari, PAW akan segera kami proses,” kata Bondan Marutohening, Sekretaris PDI-P DPC, Kamis (10 Oktober 2020). -Menurutnya, sanksi berdasarkan bukti yang ada. Baca: Warga Tak Mau Ke Rumah Sakit. Anggota DPRD PDIP menyerukan kampanye vaksinasi- “Kami tidak akan memutuskan hukuman secara otomatis. Ini bukti ilegalitas. Kalau merasa tidak terima, Anda Bangdan bilang:” Kami siap Sudah waktunya untuk persidangan. “-Biena mengaku sudah membaca surat dari DPP PDI Perjuangan, tapi tidak mau menduduki jabatan apapun. Secara umum Biena akan mengikuti langkah-langkah di bawah ini. Ayahnya juga Bupati Semarang , Dihubungi Kamis (10 Januari 2020)

Biena juga mengaku belum berkomunikasi dengan Mundjirin soal surat ini.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *