TRIBUNNEWS.COM-SMPN 1 Mediator Directional Turi Sleman mengatakan ia tidak menyelidiki keadaan Sungai Sempor, yang akan digunakan untuk kegiatan perahu sungai untuk 249 siswa.

– Rudy Prabowo dari Komite Investigasi Kriminal Sleman AKP mengatakan hujan turun beberapa hari sebelum dua insiden.

Tapi YA, asal usul ide ini, tidak memperhatikan keselamatan ratusan siswa.

“Dia tahu informasinya, tetapi setelah hujan selama dua hari, itu beragam. Dia tidak mengambil inisiatif untuk memverifikasi itu.”

“Namanya River, kita tidak tahu airnya. Sepertinya lima hari terakhir terlihat seperti minggu lalu, “kata Rudy. Markas besar kepolisian Selasa (25 Februari 2020), dikutip oleh Kompas.com.

Baca: Keluarga Sungai Susur Makir SMPN 1 Turi Can Teror berspekulasi di media sosial bisa menakutkan: Anak-anak takut pergi ke sekolah

Baca: Pembina SMPN 1 Turi menjadi tersangka kriminal dan meninggalkan Student K Arena selama pengiriman uang

Menurut Rudy, ketiga tersangka kriminal yang telah ditentukan oleh polisi tidak pertama kali membahas keselamatan dan keamanan siswa mereka.

Bahkan pelatih tidak menyiapkan peralatan keselamatan untuk mencegah kejadian buruk – “Ini adalah sesuatu yang belum dihitung sejak periode perencanaan. Oleh karena itu, Anda dapat mengatakan bahwa Anda memiliki sangat sedikit sampah yang disiapkan,” katanya.

3 tersangka yang tidak didampingi Susur Sungai

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *