TRIBUNNEWS.COM-AHR (36 tahun) dari Bangalore Seorang pemuda dari Kalimantan Selatan (Kalimantan Selatan) Banjarbaru (Kalimantan Selatan) ditangkap oleh polisi karena pemerkosaan terhadap anak di bawah umur. Huruf awal M (16) berganti pakaian setelah bekerja.

“Penyerang berhubungan seks karena mereka ingin melihat korban berganti pakaian sehingga reproduksi yang dibantu tidak dapat memenuhi keinginannya.” Iptu Tajuddin mengatakan dalam konfirmasi, Kamis (18 Juni, 2020 malam). — Setelah mengambil tindakan, AHR segera melarikan diri dari korban yang tak berdaya .— Korban kemudian melaporkan kejadian itu kepada orang tuanya .— “Penyerang meninggalkan keluarga korban. Inilah masalahnya. Keluarga penulis tidak menerimanya dan melaporkannya ke Departemen Kepolisian Kota Bangalore.

Baca: Fakta tentang pembunuhan terapis pijat di Surabaya: Penulis dan korban harus menyelesaikan masalah tarif

Baca: Pulau Gova Pembunuhan pola Asmara, rekonstruksi 50 adegan, geng sepeda dipukuli oleh Coliban-polisi mendapat informasi dari keluarga korban dan dengan cepat turun tangan untuk melacak para pelaku.-Tidak lama Waktu, tanpa perlawanan, pelaku ditangkap di rumah Jalan Irigasi di Martapura, Kabupaten Banjar .

Di depan polisi, penyerang mengaku melakukan pemerkosaan karena ingin melihat korban berganti pakaian.

“Dia menambahkan:” Kami mengumpulkan banyak bukti dalam bentuk pakaian dan pakaian dalam korban. “

” Menurut Undang-Undang Perlindungan Anak, ancaman sanksi terhadap anak-anak adalah pelaku Hukuman maksimum adalah penjara 15 tahun. Artikel ini dipublikasikan di Kompas.com dan berjudul “Pria muda berusia 36 tahun yang mencoba melihat korban yang berganti pakaian”

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *