TRIBUNNEWS.COM, Massachusetts, AS-I Gede Wiyadnya (43), warga Mataram asal Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), divonis membakar rumah kekasihnya. Huruf pertama adalah S (30). Kelurahan Karang Mas Mas di Cakra Utara Mataram.

Gade membakar rumah orang tua kekasihnya dengan minyak tanah. Untungnya, kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. – Insiden itu terjadi pada Rabu, 19 Agustus 2020. -Pelaku membakar rumah S’parents dengan putus asa karena dia disakiti oleh keluarganya. Menolak hubungannya. Faktanya, S diatur untuk orang lain.

Sebelum insiden terselesaikan, keluarga S melapor ke polisi hingga Gede ditangkap.

AKP Kadek Adi Budi Astawa, Kepala Badan Reserse Kriminal Polres Mataram, pertama kali mengatakan pelaku mendatangi rumah kekasih. Yang tinggal bersama orang tua.

Baca: Timeline Pria Kalimantan yang Membunuh Pacarnya Gara-gara Giginya Diejek Drakula

Saat Ini Pelecehnya Sudah Berupa Minyak Tanah Bahan bakar disiapkan. Kemudian, pada pukul 03.00 WITA, ia menyemprot pendopo dan membakarnya.

Budi terus beraksi, pelakunya pasti ilegal. Gila, salah jalan, “katanya.

Pada saat yang sama, Gerd mengaku kepada polisi bahwa dia disakiti oleh kakak S dan menghasutnya untuk membencinya.

” Aku sangat terluka, emosiku, emosinya Adik laki-laki tidak setuju dengan kakak laki-laki saya (Sukinah) yang berpacaran dengan saya. “Dia bilang ke Mabes Polri Mataram, Sabtu (6/9/2020).

Gede melanjutkan, dia tidak kecewa dengan pacarnya. Tapi, dengan kakaknya .

“ Kakaknya izinkan aku Pacar membenciku, “katanya.

Perilaku Gede terancam dan akan dituntut berdasarkan Pasal 187 (1) KUHP. KUHP melibatkan pembakaran dengan ancaman terbesar Bekerja berdasarkan Pasal 406 KUHP. 12 tahun penjara.

Artikel itu dimuat di Kompas.com dengan judul “Kronologi Pria di Mataram yang Membakar Rumah Orang Tua Kekasihnya”.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *