TRIBUNNEWS.COM-Dua anak di Desa Cisaranten, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung dibunuh oleh tetangganya.

Setelah kembali dari sepak bola, kedua anak laki-laki itu ditabrak oleh mobil tetangga yang sedang belajar mengemudi.

Penyidik ​​Polsek Arcamanik Pr, warga Kelurahan Cisaranten, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung, diduga lalai dan membunuh satu orang lagi. Lewat ponselnya, Kamis (27/8/27).

Baca: Baru sehari, tol Banda Aceh-Sigli dibuka, dan pekerja tol tewas tertabrak trailer – Pasal 359 KUHP mengatur pembunuhan orang lain Kesalahan.

Ancaman pidana dapat dijatuhi hukuman hingga 5 tahun atau satu tahun penjara.

Kapolres menjelaskan bahwa kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 17.30 pada tanggal 20 Agustus 2020. Di Lapangan Bah Kasim di Desa Cisaranten Endah. Pada tanggal 20 Agustus, kecelakaan tersebut mengakibatkan kematian dua anak di bawah umur dan satu lagi luka parah, “kata Kapolsek.

Ia mengatakan bahwa kejadian tersebut bermula saat Pr belajar mengemudi di alam liar kemudian menimpa korban. Pemilik toko mengoleskan korona pasien korona di wajahnya dan menertawakan dokter, Departemen Kesehatan: Mana Dare

“Pengakuan penyerang, dia sedang belajar mengemudi. Tapi karena saya salah menginjak pedal, saya harus menginjak pedal kopling, tapi menginjak pedal gas, ”ucapnya.

Lalu, mobil yang dikendarai Pr menabrak tiga anak yang baru saja selesai main bola. Korban saling kenal karena Mereka hidup dalam komunitas yang sama.

Dia berkata: “Tapi proses hukumnya masih berjalan, kami mendapat PR dan ditangkap. (TribunJabar.id/Mega Nugraha) Dalam tribunjabar bertajuk INNALILAHI, dua anak di Bandung dibunuh oleh tetangganya yang sedang belajar mengemudi. Mereka ingin tetap berpegang padanya.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *